5 Tips Bertemu Klien Untuk Grafis Desainer

5 Tips Bertemu Klien Untuk Grafis Desainer

Bagi seorang freelance bertemu klien adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari aktifitas bisnis nya. Yah klien atau calon klien adalah seseorang yang harus bisa kita yakinkan untuk menggunakan jasa kita. Oleh sebab itu, kesan yang baik dan profesional adalah sesuatu yang harus kita tunjukan saat pertama kali bertemu, apalagi bagi kita freelance grafis desain.

Sayangnya, masih ada beberapa orang yang tidak terlalu memperdulikan kesan pertama, saat bertemu dengan klien. Oleh sebab itu melalui artikel ini saya ingin membagikan sedikit tips yang saya gunakan untuk meninggalkan kesan yang baik dan profesional bagi calon klien.

  1. Berpenampilan Semenarik Mungkin

    Tips ini adalah tips yang paling mainstream dari semua tips bertemu klien. Yah karena memang penampilan adalah salah satu metode dasar untuk membuat orang terkesan dengan kita. Karena penampilan adalah yang diperhatikan dan dinilai oleh setiap orang saat pertama kali bertemu dengan orang lain.
    Pastikan anda berpakaian rapi dan bersih, menata rambut dengan baik, dan yang paling penting mengenakan deodoran, tentu saja anda tidak mau klien merasa risih ketika anda mencoba meyakinkan nya, karena aroma yang tidak sedap dari tubuh kita.  Berpenampilan menarik bukan berarti harus memiliki outfit branded atau mahal yah, hanya pastikan anda mengenakan pakaian terbaik yang anda miliki.

  2. Percaya Diri

    Percaya diri adalah tips yang juga tidak kalah sering dibahas dalam 5 Tips Bertemu Klien, sama seperti tips pertama, kepercayaan diri sangatlah penting untuk meninggalkan kesan yang baik. Tips pribadi dari saya, jangan pernah anda berprilaku tidak sopan, namun tidak juga terlalu sopan sampai terkesan merendahkan diri.
    Pastikan anda berjalan tegak, tidak perlu menunduk untuk menunjukan kesopanan berlebihan, Tersenyum selebar mungkin saat anda berjarak kurang lebih 5 meter dari klien anda, Jabat tangan klien anda sambil menatap mata nya, ingat jangan pernah menundukan kepala apalagi sambil melihat kebawah, karena anda perlu memastikan bahwa anda adalah problem solver dalam kesepakatan bisnis yang akan kalian lakukan.
    Pastikan anda percaya diri dalam menawarkan harga yang anda patok untuk project yang akan anda terima dari klien. Untuk metode menentukan tarif desain, bisa anda baca disini.
    Tapi ingat, percaya diri bukan berarti tidak sopan, hanya berperilaku sewajarnya, contohnya meskipun klien anda adalah pemilik dari banyak perusahaan multinasional, dan usianya lebih tua dari anda, tetap posisikan diri setara saat akan melakukan kesepakatan bisnis. Diluar bisnis, berperilakulah seperti pada orang yang lebih tua secara umum.

  3. Jangan Bertele-Tele

    Bagi sebagian orang, berbicara dengan orang lain tidaklah mudah, apalagi sampai berusaha meyakinkan orang lain. Oleh sebab itu, jika kita belum terbiasa berbicara dengan klien, pastikan kita memiliki kerangka yang akan kita jabarkan saat bertemu dengan klien. Anda bisa menulis kerangka di secarik kertas, maupun cukup dengan mengingatnya saja.
    Yang perlu dipastikan adalah, jangan bertele-tele, berbicaralah seperlunya tapi tetap meyakinkan klien.

  4. Siapkan Portfolio Book & Kartu Nama

    Berdasarkan pengalaman saya, klien selalu meminta kita untuk menunjukan portfolio pekerjaan yang pernah kita buat. Kita mungkin sudah memiliki website sendiri sebagai showcase portfolio kita, namun apakah mungkin ketika klien bertanya tentang portfolio lalu kita berkata “Silahkan anda lihat di website saya!!”, kalau saya ada diposisi klien, saya sudah pasti akan meninggalkan anda saat itu juga.
    Oleh sebab itu, pastikan anda memiliki versi cetak dari portfolio anda, pastikan anda kemas dengan bagus untuk meyakinkan klien anda bahwa anda profesional dan pekerjaan anda layak dihargai, sekaligus memastikan dia harus menggunakan jasa anda.
    Selain itu, kartu nama juga sangat penting, pastikan saja klien anda mendapatkan kartu nama anda, kalau memang saat ini belum terjadi kesepakatan, lain kali mungkin klien anda membutuhkan jasa anda, dan dia dapat mengubungi anda dengan mudah.

    5 Tips Bertemu Klien Untuk Grafis Desainer

    Contoh Portfolio Book dan Kartu Nama yang menjadi senjata saya saat bertemu klien
     
  5. Jangan Membawa Clicker Pen (Ballpoint Pencet)

    Tips terakhir, paling sepele dan juga sering kali tidak kita sadari yaitu clicker pen. Berdasarkan pengalaman saya ketika meeting sambil membawa clicker pen adalah, seringkali tanpa kita sadari maupun kita sengaja ketika kita memegang clicker pen, secara refleks kita akan memencet dan memainkan pen tersebut apalagi saat kita sedang berbicara dengan klien. Ini seringkali menimbulkan suara yang tanpa kita sadari mengganggu klien. Jadi saran saya sebaiknya jangan pernah kita membawa clicker pen saat ada rapat maupun pertemuan.

Demikianlah 5 Tips Bertemu Klien Untuk Grafis Desainer yang bisa saya bagikan. Yang terpenting adalah jadilah diri sendiri dan pastikan anda menguasai keadaan untuk meyakinkan calon klien, sehingga mau memakai jasa anda.

Share This:Share on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*