Tips Sederhana Optimasi Website Berbasis WordPress

Optimasi website berbasis wordpress

Setelah hampir 2 tahun tidak pernah posting tentang tips-tips wordpress, kali ini saya kembali dengan satu trik sederhana tentang optimasi website berbasis wordpress.

Seperti kita ketahui bahwa kecepatan membuka halaman sebuah website sangat mempengaruhi SEO, selain itu juga sangat mempengaruhi penilaian pengunjung ke website kita. Coba bayangkan saat anda membuka sebuah website, namun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menampilkan informasi yang anda butuhkan, anda pasti akan merasa kesal, dan kemungkinan besar menutup halaman website tersebut sebelum terbuka sempurna.

Untuk mencegah itu, ada banyak metode yang bisa diterapkan untuk optimasi sebuah website. Tapi sebelumnya kita ledih dulu membutuhkan referensi kecepatan website kita saat ini. Nah untuk melakukan itu, kita bisa memulai dengan melakukan pengecekan kecepatan website kita menggunakan GTmetrix atau Pagespeed.

Website aldianlo.com sendiri sudah sejak setahun lalu saya optimasi, menggunakan plugin WP Super Cache, dan sebenarnya sudah mendapatkan skor penilaian yang cukup baik di GTmetrix. Tadi malam saya sempatkan lagi mencoba melakukan optimasi terhadap website ini, dan berhasil meningkatkan skor di GTmetrix dengan cukup signifikan.

optimasi website berbasis wordpress , hasil gt metrix aldianlo.com

Hasil gt metrix aldianlo.com

Hasil tes GT Metrix terbaru

Tapi sangat disayangkan, saya lupa melakukan printscreen terhadap hasil tes GTmetrix sebelum melakukan optimasi. Seingat saya berdasarkan hasil tes sebelum optimasi, performa skor website ini : Pagespeed B(81%) sedangkan YSlow Score (c75%), dengan page load time berada di 4.5s.

Pada saat score website anda muncul, GT metrix juga akan menampilkan informasi mengenai apa saja yang perlu anda optimasi.

status-gt-metrix

Semakin merah warna Grade maka and aperlu melakukan optimasi, nah enaknya GTmetrix memberi infromasi apa saja yang harus anda lakukan untuk melakukan optimasi.

Kembali lagi ke topik kita, berdasarkan data terbaru bisa kita lihat bahwa kecepatan website ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Oleh sebab itu saat ini saya ingin membagikan 2 langkah optimasi yang saya lakukan semalam yang membuat peningkatan performa yang cukup siginifikan.

  1. Menggunakan Plugin W3 Total Cache

    Sebenanya saya dulu pernah menggunakan plugin ini, namun bukan di website ini, saya menggunakan plugin ini di salah satu website klien. Sedangkan di website ini sampai tadi malam saya masih menggunakan plugin WP Super Cache.
    Secara performa sebenarnya hampir sama antara kedua plugin ini, hanya saja W3 Total Cache memberikan lebih banyak opsi untuk menentukan optimasi sebuah website sesuai dengan kebutuhan.
    Untuk menggunakan W3 Total Cache sangatlah mudah, instal plugin W3 Total Cache, aktifkan, kemudia silakan masuk.
    toggle-all
    Centang toggle all caching types, untuk mengaktifkan semua optimasi yang disiapkan oleh plugin W3 Total Cache. Atau anda bisa melakukan secara manual apa saja yang ingin di optimasi. Pada website ini saya melakukan pilihan optimasi secara manual.

  2. Install Plugin WP Smush

    Plugin ini adalah plugin yang baru saja saya kenal semalam namun sudah membuat jatuh hati. Wp Smush adalah sebuah plugin yang melakukan optimasi terhadap semua file gambar di dalam website kita. Nah kebetulan berdasarkan cek GTmetrix sebelum optimasi, website saya ini lumayan berat di gambar-gambar yang saya tampilkan di website ini, mengingat saya juga mencantumkan hampir semua portfolio desain saya di website ini, tentu saja sedikit banyak mempengaruhi kecepatan website saya.
    Solusinya adalah plugin ini, karena secara umum fungsi plugin ini adalah melakukan optimasi terhadap gambar yang kita miliki tapi tetap menjaga kualitas gambar-gambar tersebut. Hasil optimasi gambar di website saya tadi malam dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

    wp-smush-status
    Bisa dilihat bahwa menggunakan free version dari plugin ini saja sudah berhasil mengoptimasi gambar saya sebesar 4,4 MB, sedangkan pro version bisa memangkas 8,9 MB. Tentu saja ini cukup berpengaruh secara signifikan terhadap kecepatan website kita.

Itulah tadi 2 langkah sederhana melakukan optimasi website berbasis wordpress. Optimasi ini tentu saja bisa dilakukan juga terhadap blog self hosted yang berbasi wordpress.
Untuk memaksimalkan website berbasis wordpress anda, silahkan baca juga Beberapa Plugin Terbaik Untuk Website Berbasis WordPress.

Share This:Share on Facebook1Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1

2 replies on “Tips Sederhana Optimasi Website Berbasis WordPress

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*